KEBEBASAN MENDAPATKAN INFORMASI MERUPAKAH HAK SEMUA ORANG

Powered By KELVIN PRIMA

Minggu, 26 April 2020

Fable Of Cat Arrogant

Fable Of Cat Arrogant


     A long time ago, in a dense forest lies the are very much. Among the animals, which live there is a cat arrogant very clean, hairy and smooth white. So many animals who liked it, but she was to proud and arrogant to excess.One day, the cat wants to live alone without family cat, because she felt it was great to rend for themselves without the help of her family.
    On her way she’s resting adjacent to the family chickens. Sunny morning, when the cat is angry because her voice has awakened chickens, “hi chicken presumptuous of you to wake coupled with your son, your son is ugly” said the cat. Chicken family very angry, they repel cats, with feeling annoyed cat it. 
     With feeling so tired cat sleeping in the shoulders of an elephant, When elephant was about to wake up the elephant accidentally dropped the cat “ hi you fool elephant, why you dropped me,, you want to kill me?” elephant closer and said “oh you’re so beautiful”. Cat scratches elephant, rampage elephants make that cat darted him. 
    Cats are very upset and hungry, she tried to look for food on the ground. She met worm “you are a beautiful cat but why did you take my food.” The cat said “all animals are well aware of my beauty because I was entitled to do as I please”. And worm said “bask cat snob, what you can survive in the soil”. “hahaha it’s the little things” said the cat. They also made a deal. 
     Eventually, after a day on the ground cat worm group tried to see, but the cat was already dead. Some worm told this to the cat family, but when her family until the cat arrogant who had died, had been in the eating lions. 
Moral : never overbearing advantages because each person it’s advantages.
Share:

Rasio Likuiditas yang sering digunakan untuk menilai kinerja suatu Bank.


Berikut penjelasan rasio likuiditas apa saja yang sering digunakan untuk menilai kinerja suatu bank.

Current Ratio

Rasio ini menunjukan perbandingan aset lancar dengan kewajiban lancar. Semakin tinggi maka artinya semakin baik likuiditasnya. Jika perbandingan aktiva lancar dengan utang lancar bernilai tinggi maka kemampuan perusahaan juga tinggi untuk melunasi utang lancarnya. Jika rasio lancar (current rasio) menunjukkan perbandingan 1:1 atau 100% berarti aktiva lancar bisa melunasi kewajiban jangka pendek.

Rumus Current Ratio 
Rasio Lancar = Aktiva Lancar (Current Ratio) / Utang Lancar (Current Liabilities) x 100%

Kondisi perusahaan tergolong lebih aman jika rasio lancar di atas satu atau lebih dari 100% maka perusahaan tersebut sudah pasti mampu membayar utang lancarnya tanpa mengganggu kegiatan operasional perusahaan.

Quick Ratio

Ratio ini menunjukkan perbandingan antara (kas + sekuritas jangka pendek + piutang) dengan kewajiban lancar. Dengan kata lain merupakan jumlah perimbangan antara aktiva lancar dikurangi persediaan dengan hutang lancar. Quick ratio juga biasa disebut dengan acid test ratio. Persediaan tidak dimasukan dalam perhitungan rasio ini karena persediaan merupakan aktiva lancar yang memiliki tingkat likuiditas yang kecil. Semakin tinggi hasilnya, semakin baik likuiditasnya.

Rumus Quick Ratio
Quick Ratio = Current Assets – Inventory / Current Liabilities x 100%

Cash Ratio

Cash Ratio digunakan untuk mengukur ketersediaan uang kas untuk melunasi kewajiban (utang) jangka pendek. Uang kas bisa berbentuk rekening giro. Jika rasio sebesar 1:1 atau 100% berarti perbandingan kas atau setara kas dengan utang akan semakin baik sehingga perusahaan bisa melunasi utang sesuai jatuh tempo atau sebelum jatuh tempo.
Cash Ratio = Cash or Cash Equivalent /Current Liabilities x 100%

Rasio Perputaran Kas (Cash Turnover Ratio)

Rasio Perputaran Kas menampilkan perbandingan nilai penjualan bersih terhadap modal kerja bersih. Modal kerja bersih berupa semua komponen aktiva lancar dikurangi total utang lancar. Rasio ini juga untuk mengetahui seberapa besar penjualan untuk modal kerja yang dimiliki perusahaan. Rumus Rasio Perputaran Kas sebagai berikut.
Rasio Perputaran Kas = Penjualan Bersih / Modal Kerja Bersih x 100%

Working Capital to Total Asset Ratio

Rasio ini dipakai untuk menilai likuiditas dengan menghitung total aktiva dan posisi modal kerja. Hakikat akuntansi sangat berpengaruh pada rasio jenis ini. Rumus rasio ini sebagai berikut.
Working Capital to Total Assets Ratio = Current Assets – Current Liabilities / Total Assets x 100%


Share:

Jenis dana bank antara Unloanable Fund dan Loanable Fund


Dana bank terdiri dari 2 jenis berikut penjelasannya :

Unloanable Fund

  • Unloanable Fund yaitu dana yang tidak dapat dialokasikan untuk pemberian kredit dan investasi lainnya. Dana ini diperuntukkan bagi aktiva tetap dan pengelolaan liquiditas.
  • Jumlah kas yang harus tersedia bila nasabah mengadakan penarikan dana.
  • Cadangan Operasional.

Loanable Fund

  • Loanable Fund yaitu dana yang dapat dialokasikan baik untuk pemberian kredit atau untuk pembelian surat-surat berharga untuk tujuan memperoleh penghasilan.
  • Idle fund : dana yang masih menganggur atau belum digunakan pada alokasi yang produktif bagi Bank.
  • Operating fund : dana yang sudah dioperasikan oleh Bank terutama dalam bentuk kredit yang diberikan pada debitur.
Share:

Tugas Bank Central



Bank Indonesia (BI) Sebagai Bank Sentral

Ditunjuknya Bank Indonesia (BI) sebagai bank sentral Indonesia ada di dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD) Pasal 23D. Hal ini juga di perkuat dengan Undang-Undang No 23 Tahun 1999 yang merupakan perundang-undangan tentang Bank Indonesia.

Bank Indonesia (BI) didirikan pada tanggal 24 Januari 1982 oleh Pemerintah Hindia Belanda dengan nama De Javanesche Bank (DJB). Jadi bisa dibilang bank ini didirikan ketika Indonesia masih dijajah oleh Belanda. Lalu pada tanggal 1 Juli 1953, De Javanesche Bank mengalami nasiolisasi yang kemudian berganti nama menjadi Bank Indonesia atau BI seperti yang kita kenal sekarang ini.

Tugas Bank Central


  • Menetapkan dan Melaksanakan Kebijakan Moneter Guna menjaga sistem perekonomian di Indonesia tetap stabil maka dibuatlah sebuah kebijakan moneter. Kebijakan moneter sendiri berfungsi untuk menjaga atau mengendalikan jumlah uang yang tersebar di masyarakat tetap stabil. Sehingga harga barang-barang pokok juga tetap bisa dikendalikan. Selain itu tujuan ditetapakannya kebijakan moneter ini adalah untuk mendukung pertumbuhan perekonomian Negara Indonesia. Sehingga sebelum Bank Indonesia (BI) menetapkan sebuah kebijakan moneter BI harus berunding dengan Pemerintah Indonesia terlebih dahulu. Agar kebijakan moneter yang akan dibuat ini memiliki visi dan misi yang sama dengan Pemerintah Indonesia dalam mendukung perkembangan perekonomian Indonesia.

  • Mengatur dan Menjaga Kelancaran Sistem Pembayaran Bagi Anda yang memiliki rekening di salah satu bank yang ada di Indonesia tentu saja Anda sudah tahu tentang sistem pembayaran yang berlaku di Indonesia. Ada dua sistem pembayaran yang bisa di gunakan di Indonesia yaitu sistem pembayaran tunai dan sistem pembayaran non tunai. Tugas BI selaku Bank Sentral Indonesia adalah menciptakan sebuah aturan, standar, prosedur, dan kesepakatan yang akan dipakai pada sistem pembayaran ini. Sehingga antara satu bank dengan bank yang lain memiliki aturan sistem pembayaran yang sama. Dengan begitu sistem pembayaran non tunai dan tunai di Indonesia bisa berjalan dengan lancar.

  • Mengatur dan Mengawasi Perbankan di Indonesia Tugas BI (Bank Indonesia) sebagai Bank Sentral Indonesia selanjutnya adalah mengatur dan mengawasi perbankan di Indonesia. Dimana pengawasan ini meliputi seluruh jenis dan tipe bank yang ada di Indonesia. Baik itu bank asing, bank umum, maupun bank swasta. Tujuan dari pengawasan ini adalah untuk menciptakan kestabilan dalam sistem keuangan Indonesia. Serta membatasi resiko dan juga biaya krisis sistemik yang mungkin akan muncul di kemudian hari. Biasanya pengawasan yang dilakukan oleh BI ini merupakan pengawasan makroprudensial. Dengan tugas yang dimiliki oleh BI ini maka sistem keuangan di Indonesia bisa tetap stabil untuk jangka waktu yang lama.
Share:

Enam pilar API dan Tujuannya


Visi API maka ditetapkan beberapa sasaran yang ingin dicapai

  1. Menciptakan struktur perbankan domestik yang sehat yang mampu memenuhi kebutuhan mayarakat dan mendorong pembangunan ekonomi nasional yang berkesinambungan.
  2. Menciptakan sistem pengaturan dan pengawasan bank yang efektif dan mengacu pada standar internasional.
  3. Menciptakan indusrti perbankan yang kuat dan memiliki daya saing yang tinggi serta memiliki ketahanan dalam menghadapi risiko.
  4. Menciptakan good corporate governance dalam rangka memperkuat kondisi internal perbankan nasional.
  5. Mewujudkan infrastruktur yang lengkap untuk mendukung terciptanya industri perbankan yang sehat.
  6. Mewujudkanpemberdayaan dan perlindungan konsumen jasa perbankan.
Keenam sasaran yang ingin dicapai API tersebut dituangkan kedalam enam pilar yang saling terkait satu sama lain guna menunjang pencapaian visi API. Enam Pilar API tersebut dapat dilihat dibawah, sebagai berikut

Enam ( 6 ) PILAR API

  1. Sistem perbankan yang sehat.
  2. Sistem pengaturan yang efektif.
  3. Sistem pengawasan yang berindependen dan efektif.
  4. Industri perbankan yang kuat.
  5. Infrastruktur pendukung yang mencukupi.
  6. Perlindungan nasabah.
Share:

Warkat yang dapat di kliringkan dan Mekanismenya


Jenis Warkat apa saja yang dapat diperhitungkan dalam kliring

  1. Cek adalah sebagaimana diatur dalam KUHD termasuk cek dividen, cek perjalanan, cek cinderamata, dan jenis cek lainnya yang penggunaannya dalam kliring disetujui oleh Bank Indonesia.
  2. Bilyet giro adalah surat perintah dari nasabah kepada bank penyimpan dana untuk memindahbukukan sejumlah dana dari rekening yang bersangkutan kepada rekening pemegang yang disebutkan namanya.
  3. Wesel bank untuk transfer (WBUT) Adalah wesel sebagaimana diatur dalam KUHD yang diterbitkan oleh bank khusus untuk sarana transfer.
  4. Surat Bukti Penerimaan Transfer (SBPT) Adalah surat bukti penerimaan transfer dari luar kota yang dapat ditagihkan kepada bank peserta penerima dana transfer melalui kliring lokal.
  • Warkat debit Adalah warkat yang digunakan untuk menagih dana pada bank lain untuk untung bank atau nasabah bank yang menyampaikan warkat tersebut.
  1. Warkat debet keluar, yaitu : warkat bank lain yang disetorkan oleh nasabah sendiri untuk keuntungan rekening nasabah yang bersangkutan.
  2. Warkat debet masuk, yaitu : warkat yang diterima oleh suatu bank dari bank lain melalui BI atas warkat atau cek bank sendiri yang ditarik oleh nasabah sendiri dan atas beban nasabah yang bersangkutan.
  • Warkat kredit Adalah warkat yang digunakan untuk menyampaikan dana pada bank lain untuk untung bank atau nasabah bank yang menerima warkat tersebut.
  1. Warkat kredit keluar, yaitu : warkat dari nasabah sendiri untuk disetorkan kepada nasabah bank lain pada bank lain. Bank yang menyerahkan warkat tersebut akan mengkreditkan rekening giro BI dan mendebet giro nasabah.
  2. Warkat kredit masuk, yaitu : warkat yang diterima oleh suatu bank untuk keuntungan rekening nasabah bank tersebut. Bank yang menerima warkat tersebut akan mendebit rekening giro B I dan mengkredit giro nasabah

Proses mekanisme warkat-warkat kliring di lembaga kliring

  1. Kliring Keluar, membawa warkat kliring ke lembaga kliring (Nota debet/kredit keluar). 
  2. Kliring Masuk, menerima warkat kliring dari lembaga kliring (Nota debet/kredit masuk) .
  3. Pengembalian Kliring, pengembalian warkat yang tidak memenuhi syarat yang telah ditentukan..
Share:

Sejarah terjadinya Kliring, Tujuan, Manfaat, dan Istilah dalam Kliring

Bagaimana sejarah terjadinya kliring, tujuan dan manfaat kliring, dan istilah-istilah dalam kliring. Berikut penjelasannya.

Sejarah Kliring

  • 10 September 1981 : dimulainya Kliring Lokal secara manual.
  • Awal 1990 : dimulainya Kliring Lokal secara otomatis + bantuan mesin baca pilah (reader sorter) +/- 1000 warkat/menit.
  • 18 September 1998 : dibentuknya Sistem Kliring Elektronik Jakarta(SKEJ) pada 8 Bank.
  • 18 Juni 2001 : diterapkannya SKEJ di seluruh Jakarta.
  • 22 Juli 2005 : dibentuknya Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI).


Tujuan Kliring

Tujuan dilaksanakan kliring oleh Bank Indonesia antara lain :
  1. Memajukan dan memperlancar lalu lintas pembayaran giral.
  2. Perhitungan penyelesaian utang piutang dapat dilakukan dengan lebih mudah, aman dan efisien.
  3. Salah satu pelayanan bank kepada nasabah.

Manfaat Kliring

Bagi Nasabah :

  1. Nasabah tidak perlu menarik uang dengan jumlah besar dari ATM untuk memindahkannya ke rekening bank lain.
  2. Biaya transfer yang lebih murah dibandingkan transfer online.
Bagi Bank :

  1. Menjadi salah satu fee based income atau pendapatan yang didapat bank diluar bunga-bunga bank.
  2. Perhitungan penyelesaian utang piutang dapat dilakukan dengan lebih mudah, aman dan efisien.
  3. Menjadi salah satu jasa bank kepada nasabah.

Istilah-istilah dalam kriling

Terdapat beberapa istilah yang perlu diperhatikan :

  • Tolakan kliring : tolakan atas warkat.
  • Postdated Cheque : tanggal Cek/BG belum jatuh tempo (Titipan).
  • Cross Clearing : Penarikan cek melalui kliring atas beban dana yang diharapkan akan diterima penarik dari setoran cek bank lain.
  • Call Money : pinjaman bagi bank yang kalah kliring (maksimal 7 hari).
  • Capping : penetapan batas maksimum jumlah nominal atau nilai suatu Nota Kredit/Nota Debet yang dapat dikliringkan melalui Kliring Elektronik.
  • Guest Bank : fasilitas yang memungkinkan peserta kliring elektronik menggunakan Terminal 
  • Peserta Kliring (TPK) Peserta lain pada bank yang berbeda dengan tetap menggunakan identitas masing-masing peserta.
  • Settlement : kegiatan pendebetan dan pengkreditan giro Bank di Bank Indonesia yang dilakukan berdasarkan perhitungan hak dan kewajiban masing-masing Bank yang timbul dalam penyelenggaraan SKNBI.
Share:

Apa itu Bank Notes


Apa itu Bank Notes


Yang dimaksud Banknotes adalah uang kertas asing yang merupakan alat pembayaran yang sah di Negara Penerbit, namun merupakan “barang dagangan” di negara lain (termasuk Indonesia).

Syarat :
Mengisi formulir pembelian/penjualan banknotes di Kantor Cabang BNI Syariah

Ketentuan :
  1. Bank Note yang dapat dipertukarkan mempunyai catatan kurs resmi dari Bank Indonesia, dan bukan uang logam.
  2. Banknote yang mempunyai pasaran kuat di Indonesia.
  3. Bank Note masih dalam keadaan utuh, tidak lusuh, dan tidak terdapat coretan-coretan.
Share:

Perbedaan antara Transfer, Kliring, dan Inkaso

Berikut adalah perbedaan antaran Transfer, Kliring dan Inkaso :

Transfer 

Transfer merupakan jasa yang diberikan oleh pihak bank dengan tujuan pemindahan dana. Keuntungannya adalah memudahkan nasabah dalam memindahkan dana secara mudah dan murah.

Kliring 

Kliring merupakan istilah untuk menunjukkan proses pertukaran dara keuangan elektronik antarbank atau DKE, bisa atas nama bank tersebut ataupun perorangan dengan hasil perhitungannya diselesaikan pada waktu tertentu. Keuntungannya adalah memudahkan seseorang untuk memindahkan dana dalam jumlah besar dengan transaksi pembayaran nontunai.

Inkaso

Inkaso adalah istilah yang merujuk pada jasa bank guna menagihkan warkat-warkat yang berasal dari tempat lain, baik dalam negeri ataupun luar negeri. Keuntungannya adalah memudahkan nasabah dalam mencairkan dananya dari satu bank ke bank lain baik di dalam maupun di dalam negeri, jika terjadi antar negara maka dinamakan Collection. Untuk inkaso dalam negeri, objeknya adalah wesel, cek, bilyet giro, surat undian (yang menang), money order, surat aksep, kuitansi, dan nota tagihan lainnya. Sedangkan untuk antar negara adalah Draft/wesel, Travelers check, dan Treasury check.
Share:

Analisa kelayakan kredit


Pengertian analisa kelayakan kredit

Penilaian atau analisis kredit adalah analisis/penilaian file/data dan juga berbagai aspek pendukung yang diajukan oleh pemohon kredit, sebagai dasar pertimbangan untuk mengambil keputusan apakah permohonan kredit diterima atau ditolak.


Fungsi analisa kredit

Kegiatan analisis kredit memiliki arti yang cukup penting bagi bank, dikarenakan bank akan memiliki jaminan yang memadai selama kredit diberikan.
Menurut Sutojo (1997: 69) fungsi analisis kredit yaitu sebagai berikut:
Sebagai dasar bagi bank dalam menentukan suku bunga pinjaman dan jaminan yang harus dipenuhi oleh pelanggan,
Sarana untuk pengendalian risiko yang akan dihadapi bank,
Persyaratan dan fasilitas kredit untuk struktur, jumlah kredit, periode kredit, kredit, tujuan kredit, dll.
Sebagai pertimbangan bagi pemimpin / direktur bank dalam proses pengambilan keputusan,
Sebagai alat informasi diperlukan untuk evaluasi kredit.

Contoh analisa kelayakan kredit : 


analisa kelayakan kredit 5C
analisa kelayakan kredit 7P

Analisa kelayakan kredit 5C
Analisa kelayakan 5C adalah :

Character : menilai sifat, atau watak dari calon debitur.
Capacity : kemampuan calon debitur.
Capital : permodalan.
Collateral : nilai jaminan baik fisik/non fisik.
Condition : kondisi perekonomian.

Analisa Kelayakan 7P
Analisa kelayakan 7P adalah :

Personality : sifat (kepribadian) dari calon debitur.
Party : modal, loyalitas dan karakternya.
Perpose : tujuan mengambil kredit.
Prospek : melihat usaha dimasa datang
Payment : pengembalian kreditnya
Profitability : kemampuan mencari keuntungan
Protection : jaminan perlindungan
Share:

Perbedaan Kredit dengan jaminan dan Kredit tanpa jaminan

Berikut perbedaan kredit dengan jaminan dan tidak dengan jaminan beserta contohnya


KREDIT DENGAN JAMINAN

Merupakan kredit yang diberikan dengan suatu jaminan berupa :
  1. barang berwujud : rumah, mobil, barang dagangan
  2. barang tidak berwujud : promis, obligasi, saham
  3. orang tertentu 


KREDIT TANPA JAMINAN

Merupakan kredit yang diberikan tanpa jaminan barang atau orang tertentu, karena pihak bank melihat loyalitas calon debitur

contoh :


  1. SK pengangkatan pegawai
  2. Ijasah
Share:

Belajar Aliran Dana Bank

Berikut ini adalah transaksi Rekening Tabungan Tuan Andi untuk bulan Oktober 2018:

Tanggal Uraian Nominal
01 Setoran Awal Rp. 500.000,-
10 Setoran Kliring Rp. 2.000.000,-
17 Penarikan Tunai Rp. 1.000.000,-
28 Transfer masuk Rp. 1.500.000,-
Hitunglah bunga yang diperoleh berdasarkan 3 jenis perhitungan (Saldo terendah bulanan, saldo rata-rata, saldo harian) jika diketahui Suku bunga 12% dan Pajak 15%.
PERHITUNGAN BUNGA :

  • Saldo Terendah
Besarnya bunga tabungan dihitung dari jumlah saldo terendah pada bulan laporan dikalikan dengan suku bunga per tahun kemudian dikalikan dengan jumlah hari pada bulan laporan dan dibagi dengan jumlah hari dalam satu tahun
  • Saldo Rata-rata
Besarnya bunga dalam satu bulan dihitung berdasarkan saldo rata-rata dalam bulan berjalan. Saldo rata-rata dihitung berdasarkan jumlah saldo akhir tabungan setiap hari dalam bulan berjalan, dibagi dengan jumlah hari dalam bulan tersebut.
  • Saldo Harian
Bunga tabungan dalam bulan berjalan dihitung dengan menjumlahkan hasil perhitungan bunga setiap harinya.
  Total 31 hari 

  • saldo terendah bulanan
  • Bunga Saldo Harian


Share:

Perbedaan Bilyet dan Giro

Berikut perbedaan antara :

CEK

  1. Cek bisa langsung diuangkan secara tunai di bank. 
  2. Pembayaran dari bank bisa dilakukan atas unjuk. 
  3. Penarikan cek akan dikenakan biaya materai. 
  4. Cek memiliki fungsi sebagai surat perintah dari nasabah kepada bank untuk membayar dengan uang tunai kepada orang yang ditunjuk kepada pemegang cek tersebut. 
  5. Cek tidak dapat diuangkan pada bank yang bersangkutan sebelum diberi tanggal penerbitannya. Hanya tercantum tanggal penerbitan karena dikenal adanya cek mundur. Sumber hukum Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD). 


BILYET GIRO

  1. Bilyet giro tidak bisa langsung diuangkan secara tunai. 
  2. Pemindahbukuan yang dilakukan bank hanya dapat dilakukan atas nama. 
  3. Pihak penarik akan dibebaskan dari biaya materai. 
  4. Bilyet giro memiliki fungsi sebagai surat perintah dari nasabah kepada bank untuk memindahkan dananya kepada orang yang ditunjuk dan mempunyai rekening yang jelas pada bank tertentu. 
  5. Bilyet giro dapat diserahkan bank sebelum tanggal efektif jika tanggal efektif tersebut lebih awal dari tanggal penerbitanya Tercantum tanggal penerbitan dan tanggal efektif.
Share:

BTemplates.com

Diberdayakan oleh Blogger.